UCY, FKIP
LPPM_UCY

Published : 63 Documents
Articles

PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, EMOSIONAL DAN SPIRITUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA SMA NEGERI SE-KOTA YOGYAKARTATAHUN AJARAN 2016/ 2017 UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). pengaruh kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, 2). pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, 3). pengaruh kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan dan 4). pengaruh kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual secara simultan terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas 11 Sekolah Menengah Atas Negeri dengan jumlah 8.073 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling atau acak sederhana. Dari 11 Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta diambil sampel 367 siswa, dengan ketentuan setiap Sekolah Menengah Atas Negeri terkait yang dijadikan sampel adalah siswa kelas X dan siswa kelas XI. Data kecerdasan intelektual dan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan diperoleh dari dokumen, data kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian disimpulkan 1). terdapat pengaruh positif dan signifikan kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017, dengan sig. (P) sebesar 0,000 < 0,05 persamaan regresi sebesar 0,119. 2). Terdapat pengaruh positif tapi tidak signifikan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017, dengan sig. (P) sebesar 0,119 > 0,05 persamaan regresi sebesar -0,064. 3). Terdapat pengaruh positif tapi tidak signifikan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017, dengan sig. (P) sebesar 0,365 > 0,05 persamaan regresi sebesar 0,040. 4). Terdapat pengaruh positif dan signifikan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017, dengan sig. (P) sebesar 0,000 < 0,05. Besarnya koefisien determinasi (adjusted R2) = 0,051 artinya variabel bebas secara simultan mempengaruhi variabel terikat sebesar 5,1% sisanya sebesar 94.9% dipengaruhi oleh variabel yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA TOPIK LOGIKA PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 3 KLATEN UTARA UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.8 KB)

Abstract

Matematika adalah dasar dari semua ilmu, salah satu yang ditekankan dalam pembelajaran matematika adalah logika berpikir. Dalam pembelajaran di SMK logika matematika merupakan materi yang penting karena logika mendasari berpikir matematika, kenyataanya masih banyak siswa yang kesulitan dalam mempelajari materi logika matematika, sehingga perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika terutama topik matematika. Selain itu faktor penyebab dari kesulitan belajar matematika juga perlu dianalisis dilihat dari faktor fisiologis, sosial, emosional, intelektual dan pedagogik, sehingga didapatkan solusi yang tepat untuk mengatasi kesulitan belajar matematika terutama topik logika matematika.
PEMANFAATAN ALAT PERAGA BATANG NAPIER DALAM PEMBELAJARAN OPERASI PERKALIAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.438 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan alat perga batang napier dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 2 Wadasmalang Tahun pelajaran 2018/ 2019 sebanyak 24 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penggunaan alat peraga batang napier dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV di SD Negeri 2 Wadasmalang. Hal ini dapat ditunjukkan pada hasil tes akhir siklus ternyata diperoleh kenaikan nilai yang signifikan, artinya proses pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga batang napier nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan dengan hasil pada prasiklus sebesar 51,67; siklus I sebesar 66,67 dan siklus II sebesar 78,89. Dengan prsentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 25%, siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,34%.
ANALISIS KESULITAN SISWA SMP NEGERI 3 PLERET PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.494 KB)

Abstract

Materi aritmatika sosial menjadi fokus dalam penelitian ini. Peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai pemahaman siswa terkait materi aritmatika sosial. Selain itu, materi aritmatika sosial menuntut berbagai materi prasyarat yang harus dikuasai siswa. Masalah pokok yang diteliti dalam penelitian ini adalah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi aritmatika sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan aritmatika sosial, faktor-faktor penyebabnya, dan memberikan pemecahan pada kesalahan yang telah diidentifikasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC SMP Negeri 3 Pleret. Data kesalahan siswa diperoleh dari hasil tes tertulis. Jawaban siswa yang salah diidentifikasi ke dalam jenis dan bentuk kesalahan. Setelah itu dipilih beberapa siswa untuk diwawancarai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif.Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami: (1) kesulitan dalam melakukan algoritma penyelesaian soal; (2) kesulitan dalam memahami konsep untung atau rugi jika dikaitkan dengan harga beli dan harga jual; (3) kesulitan dalam memahami konsep diskon. Alternatif pemecahan masalah mengatasi kesulitan tersebut adalah: (1) Guru perlu membiasakan dan menekankan kepada siswa agar dalam mengerjakan soal selalu disertai dengan langkah-langkah yang jelas.; (2) Menerapkan metode Role Playing (bermain peran) dengan memanfaatkan kantin sekolah.
APLIKASI BOOTSTRAP PADA ANALISIS REGRESI UNTUK DATA KECELAKAAN KERJA UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.898 KB)

Abstract

Untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih dapat digunakan analisis regresi. Pengertian analisis regresi sendiri adalah metode analisis data yang memanfaatkan hubungan antara dua variable atau lebih. Hal yang menjadi perhatian dalam analisis regresi salah satunya adalah standar error dari estimasi koefisien regresi. Dalam regresi sudah terdapat formula untuk mengestimasi standar error. Selain itu, standar error juga dapat diestimasi dengan metode resampling, yaitu bootstrap. Bootstrap sangat berguna sebagai alternatif untuk estimasi parameter atau standar errornya ketika peneliti merasa ragu dapat memenuhi asumsi pada data mereka, misal data tidak berdistribusi normal. Selain itu bootstrap juga berguna ketika inferensi parametric memerlukan rumus yang sangat rumit untuk menghitung standar error (Widhiarso, 2012). Dalam tulisan ini akan dibandingkan estimasi standar error yang diperoleh melalui formula yang sudah ada dengan estimasi standar error yang diperoleh melalui resampling bootstrap.
PENDIDIKAN MORAL ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.481 KB)

Abstract

Pendidikan moral anak usia dini melalui pendekatan konstruktivis berfokus pada pelaksanaan praktik keseharian yang sesuai dengan perkembangan anak sejak lahir. Melalui pendekatan konstruktivis maka tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perkembangan anak dalam semua bidang kurikulum dan semua domain perkembangan berkembang, baik fisik ataupun moralnya. Tujuan pendidikan moral anak usia dini melalui pendekatan konstruktivis agar kelak anak menjadi pelajar yang mandiri. Dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konstruktivis memberikan kesempatan anak untuk belajar tentang isu-isu dan perilaku moral secara pengalaman nyata. Anak membangun pemahaman moral melalui interaksi social yang dialaminya. Guru kontruktivis memfasilitasi anak di dalam ruang kelas agar siswa dapat terlibat langsung dalam menyelesaikan konflik ataupun masalah yang dialami siswa di kelas, mengambil keputusan dan isu-isu sosial. Guru konstruktivitis membangun minat dan tujuan anak dalam membangun penalaran anak, eksperimen anak serta memberikan dorongan anak agar bisa bekerjasama antar semua anggota kelas. Hasil penelitian ini bahwa pendekatan konstruktivis yang dilakukan di kelas menjadikan anak bisa otonom serta dapat mengambil keputusan, anak dapat melakukan permainan dalam kelompok lewat kerjasama, serta dapat melakukan diskusi ataupun musyawarah sosial maupun moral.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI PADA UNIVERSITAS SWASTA DI BANDAR LAMPUNG UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1459.168 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas layanan pendidikan terhadap kepuasan mahasiswa setelah mengikuti proses pendidikan, dan hasil penelitian ini digunakan untuk peningkatan kepuasan mahasiswa di masa yang akan datang. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program studi manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Swasta di Bandar Lampung angkatan 2014, 2015 dan 2016. Penentuan besarnya sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan tingkat kepercayaan 5 % dan menentukan anggota sampel dengan stratified random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM), suatu analisis yang menggabungkan pendekatan analisis faktor faktor analisis, model structural (Stuctural Model), dan analisis jalur (Path Analysis). Variabel eksogen kualitas layanan pendidikan (X) terdr atas tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Sedangkan Variabel endogen kepuasan (Y) adalah kognisi, afektif dan psikomotor.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) deskripsi kualitas layanan jasa pendidikan menurut persepsi mahasiswa secara keseluruhan termasuk katagori baik. Kualitas layanan variabel tangible, realiability, emphaty, assurance lebih penting daripada responsiveness, 2) deskripsi kepuasan mahasiswa setelah mengikuti proses pendidikan menurut persepsi mahasiswa secara keseluruhan termasuk katagori baik, 3) kualitas pelayanan jasa pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, 4) implikasi kebijakan mengindikasikan diperlukannya perbaikan dalam hal ; a) kebersihan ruang kuliah, b) menyelesaikan keluhan mahasiswa, c) penanganan administrasi dengan cepat, d) perhatian dengan masa pendidikan yang terkontrol, e) keramahan karyawan dalam memberikan pelayanan.
STRATEGI PHYSICAL SELF ASSESMENT UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN PKn SISWA SMP UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 3 No 1 (2012): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.36 KB)

Abstract

Pendidikan bersifat normatif yaitu bersumber pada tugas-tugas perkembangan dan kriteria kedewasaan. Pendidikan sebagai suatu kegiatan yang di dalamnya melibatkan banyak orang, diantaranya peserta didik, pendidik, administrator, masyarakat, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu, agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien, maka setiap orang yang terlibat dalam pendidikan dapat memahami tentang perilaku individu dan dapat menunjukkan perilakunya secara efektif. Penerapan strategi Physical Self Assesment telah mampu meningkatkan pemahaman siswa materi demokrasi hingga sebanyak 21 siswa atau 79% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pemahaman siswa meningkat yaitu sebelum diadakannya tindakan dengan menggunakan strategi Physical Self Assesment siswa yang memahami materi demokrasi sebanyak 9 siswa atau 45% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian setelah diberi tindakan dengan strategi Physical Self Assesment pada siklus I sebanyak 15 siswa atau 52% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dan pada siklus II sebanyak 21 siswa atau 79% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
TANTANGAN MEWUJUDKAN LEMBAGA SYAREKAT ISLAM YANG RELEVAN DAN BERMUTU UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 3 No 1 (2012): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.207 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah indikator penting untuk mengukur kemajuan sebuah bangsa. Jika sebuah bangsa ingin ditempatkan pada pergaulan dunia dalam tataran yang bermartabat dan modern, maka yang pertama-tama harus dilakukan adalah mengembangkan pendidikan yang memiliki relevansi dan daya saing bagi seluruh anak bangsa. Trilogi Syarekat Islam : Sebersih-bersih Tauhid, Setinggi-tinggi ilmu dan Sepandai-pandai siasah tepat untuk dijadikan instrument dan aspirasi penegakan pendidikan yang bermartabat dan modern khususnya bagi sekolah-sekolah yang bernaung/memiliki ideology Syarekat Islam. Hubungan Aspiratif antar lembaga-lembaga Pendidikan , perlu ditingkatkan dan dioptimalkan dalam rangka membangun jejaring bagi peningkatan mutu lembaga-lembaga pendidikan Syarekat Islam. Perlu dibentuk Komisi Standard kurikulum, silabus dan buku ajar Ke-SI-an yang bermutu dan relevan dengan perkembangan jaman, dengan fokus membentuk karakter umat untuk berkehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang Islami , harmonis moderat dan modern.
STRATEGI INDEX CARD MATCH UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMK MATA PELAJARAN PKn UCY, FKIP
Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Vol 3 No 1 (2012): Academy of Education Journal
Publisher : LPPM_UCY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.601 KB)

Abstract

Proses pembelajaran di kelas pasti ada masalah yang dihadapi oleh seorang guru. Dasar Negara dan Hubungan Konstitusi merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kemampuan siswa dalam memahami materi ini sangat kurang. Jumlah siswa SMK Negeri 2 Purwodadi kelas X TKB 1 berisi 33 siswa. Dari jumlah tersebut hanya 13 siswa saja yang aktif dalam mengikuti materi Dasar Negara dan Hubungan Konstitusi, sisanya bersikap pasif yaitu 20 orang. Tentunya hal tersebut menyisakan suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan. Hasil observasi dan refleksi pada tindakan kelas siklus II dievaluasi bersama guru kelas. Maka dari itu diperoleh tindakan pembelajaran yang dilakukan oleh guru bersama peneliti yang sesuai dengan harapan yaitu: 1) Pemahaman peserta didik dalam pembelajaran mengalami peningkatan yang cukup baik. 2) Pemahaman peserta didik dalam mengikuti pembelajaran meningkat, dilihat dari hasil penilaian tugas yang dilakukan oleh peneliti. 3) Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan (62,06% - 86,20%) yang sangat berarti, ini terlihat pada hasil nilai siklus yang semakin meningkat. 4) Pembelajaran dengan strategi Index Card match dapat meningkatkan (86,20%) pe-mahaman peserta didik dalam materi kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia. 5) Berdasarkan pembelajaran secara keseluruhan dari tindakan kelas siklus I sampai berakhirnya siklus II, usaha untuk mengatasi permasalahan yaitu rendahnya kemampuan siswa dalam memahami materi kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia sudah mengalami perubahan yang positif.