76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA POWTOON BERBASIS AUDIOVISUAL PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Andriati, Yeni; Susanti, LR Retno; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is to develop a teaching medium on history using Powtoon Based Audiovisual media applied by Macromedia Flash 8 for Senior High School students and using material in the Battle of Bandung (March 23, 1946). The method used was the development research method (Research Development), the selected design was the Hannafin and Peck development model . The steps of development wer (1) Needs Analysis, (2) Stage Design, and (3) stages of development and implementation (Arini, 2014). Validity and media of learning assessed by three expert teams, materials expert, design expert or plan learning device, and media experts. 4.32 validity of the material was in category of very valid, 4.00 designs included in the category valid, and 3.70 the media were included in the category valid. Development research has been done by tried out on IPS2 XI grade in SMA 13 Palembang, the potential effects of media use can be seen from students' achievment. Overall, the means of pretest was 48.7 to the unfavorable category and then the means of postest was 84.7 in favor categories. there was 35.6% increasing and gain scores was 0.69, 0.69 > 0.7 so it wasincluded in the medium category. These results indicate that the use of audiovisual media Powtoon Based on the subjects of history have been successfully applied as seen from the potential effects of the students' learning achievement. Keywords : Powtoon AudiovisualMedia Based, Macromedia Flash 8 , Research Development , Hannafin and Peck , and Potential Effect
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS NILAI RELIGIUS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PALEMBANG nani, Asani; Susanti, LR Retno; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is one of the manifestations of the implementation of the objectives of the Republic of Indonesia contained in the 4th paragraph of the 1945 Constitution which reads "... to educate the life of the nation ...". National Education is regulated in Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System (Wahyudi, 2012: 2), Renewal of education continues to be carried out to produce people who are of high quality, good personality and have extensive knowledge. In education known as learning activities, there are terms of educators (teachers) and students. Educators are people who are responsible for the ongoing process of education, while students are educated people. The use of modules is considered suitable to help teachers play an important role in the learning process. Modules are rated as effective and efficient teaching materials considering the increasing number of things students must learn, while school hours do not increase. Modules are a set of subject matter arranged systematically with easy-to-understand sentences, so that students can learn independently. In addition, the module is also equipped with student worksheets, so students can evaluate their learning outcomes themselves through the modules provided. In connection with the 2013 curriculum provisions which prioritize attitude assessment, the authors would like to develop historical teaching materials in the form of religious value-based modules in Palembang 1 State Islamic Senior High School that relate the verses of the Koran and hadith to the material taught. The development of teaching materials is expected to be able to encourage students to get closer to the Koran, increase their interest in learning, and have a high curiosity about science, and be able to find lessons learned from a historical event. Keyword: Education, Module, Religious Value.
HISTORICAL THINKING, KETERAMPILAN BERPIKIR UTAMA BAGI MAHASISWA SEJARAH 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan berjudul ” Historical Thinking, Keterampilan Berpikir Utama Bagi Mahasiswa Sejarah” ini adalah kajian pustaka atas sumber-sumber yang relevan. Tujuan tulisan ini untuk memberikan gambaran tentang kekhasan keterampilan berpikir yang harus dikuasai oleh mahasiswa sejarah.  Pembelajaran sejarah dilihat dari materi yang dikaji sangat unik dan berbeda dengan ilmu sosial lainnya, sehingga ilmu ini membutuhkan keterampilan berpikir yang berbeda pula.  Keterampilan berpikir utama yang harus dikuasai ketika mengkaji peristiwa sejarah sebagai sebuah ilmu adalah keterampilan berpikir kesejarahan (Historical Thinking), tanpa keterampilan berpikir ini maka pembelajaran sejarah menjadi kehilangan rohnya.  Oleh kerana itu, mahasiswa program studi pendidikan sejarah harus memahami lebih mendalam keterampilan berpikir ini, yang  tidak sama dengan keterampilan berpikir umumnya. Manfaat yang dapat ditarik dari tulisan ini akan mempermudah mahasiswa dalam mengkaji berbagai peristiwa sejarah dengan lebih bermakna sehigga pepatah” belajar sejarah dapat membuat orang bijaksana” bukan hanya sekedar ucapan belaka. Kata kunci: Historical Thinking, Keterampilan, Mahasiswa, Sejarah
PERUBAHAN SOSIAL DI AIR BELO KECAMATAN MUNTOK KABUPATEN BANGKA BARAT (2000−2007) Sunarya, Sarli; 60, Supriyanto; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perubahan Sosial di Air Belo kecamatan Muntok kabupaten Bangka Barat (2000−2007)” dengan rumusan masalah mengenai bagaimanakah perubahan sosial yang terjadi di desa Air Belo, hal apakah yang mendorong perubahan sosial tersebut dan bagaimanakah pengaruh adanya perubahan sosial terhadap kondisi perekonomian, pendidikan dan kondisi politik masyarakat di desa Air Belo. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sosial yang terjadi di desa Air Belo dalam kurun waktu mulai dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2007. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian sejarah dengan langkah-langkah yang dilakukan meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sedangkan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan dari berbagai ilmu sosial seperti, sosiologi, antropologi dan ekonomi. Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa perubahan sosial di desa Air Belo terjadi dalam Struktur Sosial, dimana bentuk perubahan dari struktur sosial adalah adanya perubahan pada mata pencaharian masyarakat. Perubahan ini didorong oleh karena adanya perkembangan teknologi, kontak dengan kebudayaan lain, sistem pendidikan formal yang relatif maju, toleransi, penduduk yang heterogen, dan karena adanya orientasi masa depan. Perubahan sosial tersebut memberikan pengaruh terhadap struktur sosial, kondisi perekonomian, kondisi pendidikan dan kondisi politik masyarakatnya baik yang bersifat positif maupun negatif.   Kata Kunci : Perubahan Sosial, Struktur sosial, Desa Air Belo
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) TERHADAP AFEKSI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMA NEGERI 16 PALEMBANG permatasari, devi; 76, Hudaidah; Safitri, Sani
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Study entitled “The Influence Of Vct (Value Clarification Technique) Learning Model Application For Students Affection Of History Lesson In X Class Senior High School 16 Palembang”. Problem in this research is there anything influence of VCT (Value Clarification Technique) Learning Model Application For Students Affection of History Lesson In X Class Senior High School 16 Palembang. This research has been carried out on Maret 03 until April 30, 2017. The sample in this research is class X IPA 1 and X IPA 3. Determination of classes taken by simple random sampling. Data collection technics using by data normality test, homogeneity test and Anava One Way. This questionnaire has more results for agreement alternative. By doing analysis data we got. 1) Fhitung = 3,95 > Ftabel = 2,49 so Ha was accepted and Ho was rejected. 2) Fhitung = 2,70 > Ftabel = 4,10 so Ha was rejected and Ho was accepted. 3) Fhitung = 2,34 > Ftabel 2,31 so Ha accepted and Ho rejected. Because the level relation between those variable is strong, so the concluion is there are influence from VCT (Value Clarification Technique) learning model application for students affection of history lesson in X class Senior High School 16 Palembang.Key Words : Learning model, Value Clarification Technique, Student Affection 
PERUBAHAN SOSIAL DI DESA PEGAYUT KECAMATANPEMULUTANKABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 1999-2014: SUMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X SMK NEGERI 1 PEMULUTAN Apriani, Arni; Sair, Alian; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas keinginan penulis dengan tujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat sebelum dan sesudah terjadinya perubahan, faktor-faktor yang mendorong perubahan serta dampak yang ditimbulkan dari perubahan sosial di desa Pegayut selama kurun waktu 1999 sampai dengan 2014. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode historis dengan proses pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Dari hasil penelitian yang didapat bahwa kehidupan masyarakat sebelum dan sesudah tahun 1999 mengalami perubahan. Awal kehidupan masyarakat desa Pegayut belum berkembang. Namun, mulai terjadi perubahan setelah adanya industri berupa pabrik-pabrik penggilingan beras. Pembangunan sarana dan prasarana mulai dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Pemilik pabrik bersama masyarakat desa Pegayut seperti pembukaan dan perbaikan prasarana jalan, membangun sarana kesehatan berupa Puskesmas, membangun sarana pendidikan berupa gedung SD, SMP, SMK serta PAUD dan merenovasi Masjid. Faktor-faktor yang mendorong perubahan ini seperti adanya kontak dengan kebudayaan lain, penduduk yang heterogen, kurang berkembangnya sektor pertanian, adanya orientasi masa depan, dan sistem pendidikan formal yang maju. Perubahan sosial tersebut memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan masyarakat desa Pegayut. Kata Kunci: Perubahan, Masyarakat Desa, Desa Pegayut
PARTAI SYARIKAT ISLAM INDONESIA (PSII) DALAM MENGHADAPI KRISIS MALAISE DI PALEMBANG TAHUN 1930-1940 (SUMBANGAN MATERI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG)”. Yunita, Maya; Sair, Alian; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berjudul Peranan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dalam menghadapi Krisis Malaise di Palembang Tahun 1930-1940 (Sumbangan Materi Pelajaran Sejarah Kelas XI SMA Srijaya Negara Palembang). Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui perkembangan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) di Palembang, untuk menjelaskan peranan PSII dalam menghadapi Krisis Malaise dan untuk menganalisis keberhasilan PSII dalam menghadapi Krisis Malaise. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis.Metode historis terdapat beberapa langkah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi data, historiografi, pendekatan ekonomi, politik dan sosiologis.Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) merupakan kelanjutan dari organisasi Sarekat Islam. Krisis Malaise yang melanda Hindia Belanda tahun 1930-an berdampak pada perekonomian rakyat, termasuk di Palembang. PSII berusaha menghimpun masyarakat yang terkena dampak krisis dengan membentuk serikat buruh dan koperasi.Salah satu upaya PSII yang membuahkan hasil adalah pembentukan koperasi Centraal Pembelian Karet Rakyat (CPKR).Penulisan ini dijadikan sumbangan untuk materi pelajaran sejarah khususnya materi tentang peranan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) di Palembang pada masa pergerakan nasional.   Kata Kunci : Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Krisis Malaise, Palembang.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA PALEMBANG Muhammad, Maulana; 76, Hudaidah; 60, Supriyanto
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 A research of “Development of Learning Module for Senior High School at Palembang. As Problem analyisis is how to develop historical and practical learning module at Senior High School Muhammadiyah 1 Palembang. The purpose of this reasearch is to produce learning module on learning history for Senior High School Muhammadiyah 1 Palembang. This research is a kind of development research that use the model of dick and carey. The validity of this learning media is assessed by three adept consist of material, language, and instructional design. Value obtained in the validation process are material: 3.80 languages: 3.90 and lesson design: 4.00 All is in valid category by using valid product it can be seen that obtained with pretest of 25,9% and posttest of 77,0% after a field, this indicates increasing of 51,1% with a value of N-Gain 0.68% so it can be concluded that module learning media history of five days five nights war for schools at Palembang valid and practical.Keywords: development, learning media, validity, dan practical
BELAJAR KARAKTER DARI TOKOH KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap kembali tokoh-tokoh besar dari Kesultanan Palembang Darussalam, dan belajar karakter dari kepemimpinan mereka. Penelitian yang dilakukan untuk mengungkap karkater tokoh Sumatera Selatan ini dalam rangka agar karakter positif mereka dapat terekspos kembali dalam ingatan mahasiswa program studi pendidikan Sejarah FKIP Unsri.  Melalui pengembangan bahan ajar tokoh Islam Sumatera Selatan ini telah dihasilkan dan telah diuji oleh ahli materi dan ahli media, selanjutnya diujicobakan pada kelas untuk mendapatkan bahan ajar yang praktis. Penelitian ini telah menghasilkan bahan ajar yang valid dan praktis, selanjutnya bahan ajar ini dapat dipakai dalam perkuliahan baik itu pada mata kuliah Sejarah Islam ataupun mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia II dan III. Kata Kunci :Belajar, Karakter, Tokoh, Kesultanan Palembang Darussalam
PERANAN PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN OGAN ILIR PADA TAHUN 1932-1980 (SUMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI SMA YAYASAN AL-ANWAR SERIBANDUNG) Syaparingga, Nelly; Yusuf, Syafruddin; 76, Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at Nurul Islamic Boarding School in Seribandung Village, Tanjung Batu District, Ogan Ilir District. The formulation of the problem is (1) how the development of Nurul Islam Islamic boarding schools (2) how the role of Islamic boarding schools in the development of education in Ogan Ilir, (3) how the pattern of education applied by pesantren in the development of education in Ogan Ilir and (4) how the pesantren impacts on development education at Ogan Ilir. This study uses historical methods. The research steps are heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of the study were the role of the Nurul Islam Seribandung Islamic boarding school in the education sector in Ogan Ilir and South Sumatra districts. This pesantren provides Islamic-based education to children without having to go out of town. The santri are equipped with social sciences such as jannies, lectures, marhaban, which are methods of developing da'wah in the Ogan Ilir community. The Islamic Boarding School Nurul Islam experienced a peak in 1970 to 1980 with a number of 2,678 santri to 1,236 santri. Nurul Islam boarding school has succeeded in completing santri with sufficient religious knowledge. The alumni succeeded in establishing Islamic boarding schools in their area and became great scholars. Changes in people's lives follow the pattern applied by Nurul Islamic boarding schools, ranging from changes in morals, life, and awareness to charity. Keywords: Role, Nurul Islamic Islamic Boarding School, Educational Development in Ogan Ilir District