p-Index From 2015 - 2020
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEBIDANAN
Ratna Wijayanti, Aida
AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG HIPEREMESIS GRAVIDARUM (di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri) Ratna Wijayanti, Aida; Larasasti Suwito, Clara Rizkiawanti
JURNAL KEBIDANAN Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.326 KB)

Abstract

Hiperemesis Gravidarum adalah mual muntah yang berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari dan bahkan sampai membahayakan hidup ibu hamil. Disamping itu juga hiperemesis gravidarum yaitu mual muntah yang berat sehingga dapat menyebabkan pekerjaan sehari-hari menjadi terganggu dan keadaan umum ibu menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil trimester I tentang hiperemesis gravidarum di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.      Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif  dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan tanggal 1-10 agustus 2017.  Semua ibu hamil trimester I di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri dengan jumlah populasi 35 responden, dengan teknik Accidental Sampling diperoleh sampel sejumlah 30 responden. Variabel pada penelitian ini adalah variable mandiri (Tunggal) yaitu Gambaran pengetahuan Iu hamil trimester I tentang hiperemesis gravidarum. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan  reliabilitas. Pengolahan  data  meliputi Editing, Coding, Skoring, Tabulating.  Dan analisa data meggunakan Prosentase.      Hasil penelitian menunjukan dari 30 responden yaitu ibu hamil trimester I yang mengalami hiperemesis gravidarum sebagian besar berpengetahuan cukup yaitu sejumlah 17 responden (56,6%), Baik 3 responden (10%) dan Kurang 10 responden (33%). Kemudian untuk ibu hamil trimester I yang memiliki pengetahuan Baik tentang pengertian hiperemesis gravidarum sejumlah 13 responden (43,3%), pengetahuan cukup tentang penyebab  hiperemesis gravidarum sejumlah 16 responden (53,3%). Pengetahuan Cukup tentang diagnosis hiperemesis gravidarum sejumlah 17 responden (56,6%). Pengetahuan Kurang tentang Pencegahan hiperemesis gravidarum sejumlah 16 responden (53,3%).      Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester I di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mempunyai pengetahuan cukup 17 responden (56,6%). Disarankan pada tenaga kesehatan untuk memperbanyak penyuluhan agar pengetahuan ibu hamil khususnya untuk trimester I memiliki wawasan luas tentang hiperemesis gravidarum.  
PERILAKU IBU DALAM MELATIH TOILET TRAINING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN ( Di BPS Ny. Hj. Siti Munawaroh, SST., Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ) Ratna Wijayanti, Aida; Silvianingtyas, Sukma
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.271 KB)

Abstract

Latihan berkemih (toilet training) pada anak dapat menciptakan hubungan kasih sayang antara ibu dan anak. Latihan berkemih (toilet training) sangat dianjurkan pada balita usia 12 sampai 36 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perilaku Ibu Dalam Melatih Berkemih (Toilet Training) Pada Balita Usia 12 Sampai 36 Bulan Di BPS Ny. Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.       Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 12 sampai 36 bulan. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita usia 12 sampai 36 bulan yang datang waktu penelitian Di BPS Ny. Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Teknik sampling menggunakan accidental sampling.Pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner. Data dikumpulkan kemudian dilakukan pengolahan dengan proses editing, coding, scoring, tabulating yang selanjutnya dianalisa dengan prosentase.      Dari hasil penelitian pada 20 responden menunjukkan 48,5% berperilaku baik. 36,5% berperilaku cukup. 15% berperilaku kurang dalam melakukan latihan berkemih (toilet training) pada balita.      Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perilaku ibu dalam melatih toilet training pada balita usia 12-36 bulan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan sumber informasi. Untuk itu perlu adanya usaha dari ibu secara pribadi dalam menimbulkan perilaku ibu dalam latihan berkemih (toilet training) serta perlu adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan tentang melakukan latihan berkemih (toilet training).