Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN JALAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA: STUDI KASUS JALAN SIMPANG LIMA KOTA BAUBAU

Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 3 No 2 (2017): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.211 KB)

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh jaringan jalan terhadap perkembangan kota Kecamatan Betoambari, dimana yang menjadi wilayah penelitian adalah jalan Simpang 5 (lima). Untuk mencapai tujuan dan sasaran penelitian metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis dapat dikatakan bahwa perkembangan jaringan jalan pada kawasan Simpang 5 (lima) dalam dua belas tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada peta tahun 2003 jalan baru satu jaringan jalan saja dan belum terlihat bangun disempajang jalan tersebut, tetapi pada peta 2007, mulai terlihat adanya perkantoran pada jaringan jalan terebut dan pada peta 2014 mulailah terbentuk jaringan jalan simpang 5 (lima) dan pada jalan tersebut mulai tumbuh kawasan perkantoran, perumahan, permukiman dan ruang terbuka hijau.

EVALUASI SALURAN PRIMER PADA DAERAH CEKUNGAN JALAN BETOAMBARI KOTA BAUBAU

STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.628 KB)

Abstract

ABSTRAKKota Baubau merupakan daerah dengan pemukiman yang padat dengan wilayah topografi yang berbukit-bukit dan cekungan serta berada pada wilayah pesisir serta bantaran sungai yang membagi wilayah Kota Baubau. Kondisi topografi yang berbukit dan cekungan tersebut merupakan kondisi yang strategis sekaligus ancaman dalam menata ruang perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi minimum saluran primer pada daerah cekungan di Jalan Betoambari Kota Baubau. Analisis yang digunakan untuk analisis hidrologi yang menggunakan log Pearson III dan gumbel untuk mengukur curah hujan dan Intensitas curah hujan menggunakan Mononobe. Adapun hasil yag diperoleh bahwa jumlah debit banjir pada daerah cekungan sebesar 1,854 m3/detik dengan dimensi saluran yaitu tinggi saluran 1,33 meter dengan lebar dasar saluran 1,99 meter dengan asumsi tinggi jagaan sebesar 0,63 meter.?Kata Kunci : ?Drainase, Log Person III, Mononobe, Debit Rencana