Articles

Found 5 Documents
Search

PERENCANAAN GELAGAR BETON PRATEGANG PADA JEMBATAN PUCOK ALUE, KEC. BAKTIYA KAB. ACEH UTARA Miswar, Khairul; Devinta, Ira
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.266 KB) | DOI: 10.30811/portal.v10i2.986

Abstract

Jembatan Pucok Alue adalah jembatan yang terletak di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan ini direncanakan dengan panjang bentang 20 meter dan lebar 6 meter. Gelagar arah memanjang direncanakan untuk jembatan tersebut adalah gelagar tipe beton prategang pascatarik (post-tension). Ruang lingkup perencanaan gelagar  meliputi pendimensian gelagar, pembebanan dengan aturan Standar Pembebanan untuk Jembatan SNI 1725-2016, gaya prategang, eksentrisitas, jumlah tendon, tegangan yang timbul, kehilangan prategang, kapasitas penampang, kontrol lendutan, dan penggambaran. Mutu beton yang digunakan adalah fc = 40 MPa, tendon yang digunakan adalah seven wire strand diameter ½ inch dengan selongsong tendon diameter 60 mm. Tegangan tendon ƒpu 1860 MPa, mutu tulangan baja ulir adalah fy 320 Mpa, dan mutu tulangan baja polos adalah fy 240 MPa. Jumlah tendon yang didapat dari perhitungan adalah 4 buah dengan 10 buah strand dan total sebanyak 40 strand. 
BETON RINGAN DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH STYROFOAM Miswar, Khairul
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.204 KB) | DOI: 10.30811/portal.v10i1.981

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan limbah styrofoam untuk  pembuatan beton ringan yang akan dilakukan pengujian kuat tekan yang pada benda uji selinder sebanyak 24 benda uji, dengan Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan adalah 0,65. Penelitian ini menggunakan limbah styrofoam berasal dari sampah-sampah toko di kota  Bireuen dengan ukuranlolos ayakan 4,75 mm dan di substitusikan dengan pasir. Adapun komposisi subtitusi campuran styrofoam adalah 0%, 60%, 80% dan 100% dari volume pasir. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan beton dengan komposisi 0%, 60%, 80% dan 100%, diperoleh kuat tekan karateristik (σ'bk) sebesar 22.08 MPa, 10,54MPa, 7,57 Mpa dan 5,27 MPa. Bila dibandingkan antara hasil eksperimen dengan batasan referensi dari berat jenis beton ringan maka sampel beton subtitusi styrofoam 60%, 80% dan 100% yang telah diuji tersebut memenuhi persyaratan sebagai beton ringan untuk struktur ringan dimana kisaran beton ringan sesuai referensi adalah 800 – 1400 kg/m³. Dari segi kekuatan tekan, beton subtitusi styrofoam60% dan 80% yang telah diuji memenuhi batasan minimal kuat tekan beton ringan untuk struktur ringan, dimana penggunaanya sebagai dinding pemikul beban. Pada referensi disyaratkan kuat tekan beton ringan untuk struktur ringan adalah 7 - 17 MPa, sedangkan hasil pengujian diperoleh 10.54 Mpa untuk subtitusi styrofoam 60% dan untuk subtitusi styrofoam 80% diperoleh 7.57 Mpa. Sedangkan beton subtitusi styrofoam100% diperoleh  nilai kuat tekan 5.27 Mpa dimana penggunaannya pada daerah non struktur seperti dinding partisi, kanopi dan lain-lain.
PERENCANAAN STRUKTUR RANGKA ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA PADA GAMPONG LEUBOK PEMPENG KECAMATAN PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Ridha, Muhammad; Miswar, Khairul
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.311 KB) | DOI: 10.30811/portal.v8i2.605

Abstract

Steel frame bridge Gampong Leubok Pempeng districs Peureulak counties Aceh Timur is a connecting Leubok Pempeng village to Alue Batee village and others village in the peureulak districts with spans of 30 meters and width of 7 meters and including class B. This thesis aims to plan for building a bridge over a steel frame using a standard warren type which includea backrest, sidewalk, the vehicle floor plate, longitudinal girder, cross girder, main frame and bolt connection. To plan the loading bridge using RSNI T-02-2005 and steel structural design using RSNI T-03-2005, the calculation method using LRFD. Results obtained plannin backrest pipe diameter 48,6 mm, sidewalk of 25 cm thick reinfored concrete fc’ 25 Mpa, reinforced cocnrete slab 20 cm and the quality of steel profiles longitudinal girder using steel profiles H 350 x 175 x 7 x 11, cross girder using steel profiles H 488 xx 300  11 x 18. Top wind bracing using steel profiles H 125 x 125 x 6,9 x 9 and profiles L 125 x 125 x 12, while lower wind bracing using steel profiles L 125 x 125 x 12. Frame force calculated with matri method. Rods up, lower and diagonal using steel profiles H 300 x 300 x 10 x 15. Connecting bolts type A-325 diameter 1 inch and ½ inch. Longitudinal girder deflection is 3,130 mm < 8,333 mm, cross girder deflections is 1,002 cm < 2 cm and deflection in the main frame is 3,12 cm smaller than the allowable deflection 12,5 cm.Keyword : steel frame bridge, Matrix method
PENGARUH TEMPERATUR AIR CAMPURAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Miswar, Khairul
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.704 KB) | DOI: 10.30811/portal.v3i1.500

Abstract

This research is to know effect of variation of semen water and the temperature toward pressure strength of concrete with a few temperature level that is normal temperature (24oC), 50oC, 75oC, and 100oC. Cemen water factor ( FAS) used 0,45 and 0,55. Test object at this research is selinder of concrete of standard with diameter 15 cm and high 30 cm amount to the this 24 sample. This research evaluate the slump mortar and pressure strength the concrete. Result of examination show that degradation ratio assess the maximum slump for the FAS 0,45 and FAS 0,55 are 80,64 % and 90,33 %. It is happened when concrete mixture with the water temperature is 100oC. Result of research also show that concrete mixture with the normal temperature water (24oC) pressure strength maximum is 33,83 MPa for the FAS 0,45 and 20,80 MPa for the FAS 0,55.Key words: cemen water factor, pressure strength, temperature, degradation ratio, slump
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP PENGURANGAN SUSUT BETON Miswar, Khairul; Syahyadi, Rizal
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh admixture silica fume terhadap susut beton. Benda uji berupa silinder standar berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sejumlah 15 buah. Dua jenis perlakuan terhadap benda uji yaitu benda uji tanpa silica fume sebagai pembanding dan benda uji menggunakan silica fume dengan konsentrasi 2 %, 4 %, 6 % dan 8 % dari berat semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan silica fume mengurangi susut pada beton. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa benda uji dengan silica fume 4 % dan 6 % mengalami susut 0,00040 dan 0,00034, lebih kecil dari benda uji pembanding tanpa silica fume (0 %) yaitu 0,00048. Sedangkan benda uji 2 % silica fume susut 0,00046. Benda uji dengan silica fume 8 % susut 0,00028. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan silica fume antara 4 % - 8 % sangat penting dalam memperkecil susut beton.