This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Ikhsani, Rizkania
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Perilaku Ibu dalam Praktik Pemberian Makan pada Anak Usia 12-23 Bulan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor Rusmil, Viramitha Kusnandi; Ikhsani, Rizkania; Dhamayanti, Meita; Hafsah, Tisnasari
Sari Pediatri Vol 20, No 6 (2019)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.166 KB) | DOI: 10.14238/sp20.6.2019.366-74

Abstract

Latar belakang. Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis disebabkan asupan makanan yang kurang dalam waktu lama. Kejadian stunting dapat direduksi oleh salah satu faktor yang memengaruhi pemenuhan gizi anak, yaitu perilaku ibu dalam praktik pemberian makan.Tujuan. Mengetahui hubungan perilaku ibu dalam praktik pemberian makan dengan kejadian stunting.Metode. Studi analitik potong lintang yang dilakukan pada ibu dan anak usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan instrumen kuesioner yang disusun berdasarkan panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan World Health Organization (WHO). Pengukuran panjang badan anak menggunakan infantometer. Analisis menggunakan uji chi kuadrat dan Mann Whitney. Hasil. Lima puluh sembilan subjek (27,2%) dari 217 total subjek termasuk kelompok stunting. Angka kemaknaan pemberian makan cukup dan pemberian makan secara responsif dengan kejadian stunting sebesar 0,003 dan 0,012. Ketepatan waktu dan pemberian makan secara aman dengan kejadian stunting memiliki nilai p>0,05. Perilaku ibu dalam praktik pemberian makan secara keseluruhan menunjukkan nilai p<0,05.Kesimpulan. Praktik pemberian makan secara keseluruhan memiliki hubungan dengan kejadian stunting. Kecukupan dalam pemberian makan dan pemberian makan secara responsif memiliki hubungan dengan stunting, tetapi pemberian makan secara tepat waktu dan aman tidak memengaruhi kejadian stunting.