Koesoemadinata, Raspati C.
Internal Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Indonesia-RSCM

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Prevalensi Kandidiasis Invasif di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Maulana, Hafizh Ridwan; Sumardi, Uun; Koesoemadinata, Raspati C.
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Internal Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Indonesia-RSCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.786 KB) | DOI: 10.7454/jpdi.v6i1.276

Abstract

Pendahuluan. Pasien unit perawatan intensif (intensive care unit; ICU) memiliki risiko tinggi terkena kandidiasis invasif (KI), yang meningkatkan risiko kematian dan memperpanjang durasi rawat inap di rumah sakit sehingga biaya perawatan semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi KI pada pasien di ICU dan faktor-faktor risikonya.Metode. Studi potong lintang dilakukan dengan menginklusi rekam medis pasien dewasa yang dirawat di ICU Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada Juni 2016–Juni 2017 yang sampel darahnya dikirim untuk pemeriksaan kultur darah. Ditentukan prevalensi KI serta interval kepercayaan 95% (IK 95%). Studi kasus kontrol dilakukan dengan cara membandingkan karakteristik pasien yang memiliki hasil kultur Candida positif (kasus) dengan pasien kontrol; yaitu pasien dengan kultur negatif yang masuk ke ruang ICU pada minggu yang sama dengan kasus, dengan rasio 1 banding 4. Dilakukan analisis multivariat untuk menentukan rasio odds disesuaikan (ROD), IK 95%, dan nilai p.Hasil. Kultur darah dilakukan terhadap 313 pasien ICU. Didapatkan prevalensi KI sebesar 3,5% (n=11; IK 95%: 1,8–6,2). Terdapat 8 kasus dan 33 kontrol dengan data lengkap. Karakteristik yang berhubungan dengan KI adalah: penggunaan ventilator lebih dari 6 hari (ROD=15,52; IK 95%: 1,51–159,15; p=0,021); penggunaan kateter urin lebih dari 8 hari (ROD=10,77; IK 95%: 1,05-110,86; p=0,046); dan kultur sputum positif untuk Candida sp. (ROD=9,54; IK 95%: 1,44–63,44; p=0,020).Kesimpulan: Kandidiasis invasif (KI) memiliki angka kematian yang tinggi. Penggunaan ventilator dan kateter urin jangka panjang, serta ditemukannya Candida sp. pada kultur sputum menjadi faktor risiko terjadinya KI pada pasien dewasa yang dirawat di ICU.Kata Kunci: Dewasa, Kandidemia, Pasien kritis  Invasive Candidiasis Prevalence Among Patients in Intensive Care Unit, Hasan Sadikin HospitalIntroduction. Intensive care unit (ICU) patients have a high risk of invasive candidiasis (IC), which increase mortality and prolong length of stay in hospitals, resulting greater costs. This study aimed to determine the prevalence of IC and associated risk factors in ICU patients.Methods. A cross-sectional study was conducted including medical records of patients treated in ICU Hasan Sadikin Hospital Bandung admitted in June 2016-June 2017 whose blood sample were sent for culture. The prevalence of IC and corresponding 95% confidence interval (95% CI) was determined. A case-control study was done comparing the characteristics of patients with positive culture for Candida (cases) with those who have a negative culture admitted to ICU in the same week as the cases (control), with ratio 1 to 4. Multivariate analysis was performed to determine the adjusted odds ratio (AOR), 95% CI, and p value.Results. Blood cultures were performed on 313 ICU patients. The prevalence of IC was 3.5% (n=11; 95%CI: 1.8-6.2), and 9 patients died. There were 8 cases and 33 controls with complete data to be compared. Characteristics associated with invasive candidiasis were: use of ventilator more than 6 days (AOR=15.52; 95%CI: 1.51-159.15; p=0.021); use of urine catheter more than 8 days (AOR=10.77; 95%CI: 1.05-110.86; p=0.046); and positive sputum culture for Candida (AOR=9.54; 95%CI: 1.44-63.44; p=0.020).Conclusions. Invasive candidiasis has a high mortality rate. Long-term use of ventilator and urine cathether, and positive sputum culture result are important risk factors for IC among adult patients in ICU.