Ulfa, Anisa Diah
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LAMA WAKTU SEXING DENGAN METODE ELEKTRIK TERHADAP DAYA TAHAN HIDUP SPERMATOZOA SAPI ACEH YANG DISIMPAN PADA SUHU 5°C (The Effect of Long Time Sexing with Electrical Method on the Survival of Aceh Cow’s Spermatozoa Stored at a Temperature of 5°C) Ulfa, Anisa Diah; Dasrul, Dasrul; Masyitha, Dian; Azhar, Azhar; Rahmi, Erdiansyah; Roslizawaty, Roslizawaty
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 3, No 2 (2019): FEBRUARI-APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.212 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v3i2.11041

Abstract

ABSTRAK           Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama waktu sexing dengan metode elektrik terhadap daya tahan hidup spermatozoa sapi aceh yang disimpan pada suhu 5°C. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola satu arah. Semen ditampung dari 2 ekor pejantan menggunakan vagina buatan. Semen yang berkualitas baik dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan yaitu kelompok sexing dengan metode elektrik yang dialiri listrik 1,5 volt selama 3 menit (P1); 6 menit (P2); dan 10 menit (P3) yang selanjutnya disimpan dalam suhu 5°C. Tiap perlakuan diamati bagian anoda (P1a, P2a, P3a) dan katoda (P1k, P2k, P3k). Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan untuk melihat perbedaan daya tahan hidup spermatozoa antar perlakuan, sedangkan untuk melihat daya tahan hidup spermatozoa antara bagian anoda dan katoda diuji dengan uji T. Hasil pengamatan daya tahan hidup spermatozoa setelah pendinginan pada bagian anoda secara berturut-turut 8,92 ± 0,74 jam; 7,00 ± 1,70 jam; 5,00 ± 1,00 jam, sedangkan bagian katoda secara berturut-turut 9,42 ± 1,16 jam; 8,33 ± 1,17 jam; 5,92 ± 1,11 jam. Lama waktu sexing dengan metode elektrik berpengaruh secara nyata (P<0,05) terhadap daya tahan hidup spermatozoa. Waktu sexing selama 3 menit menghasilkan daya tahan hidup spermatozoa sapi aceh lebih lama dibandingkan waktu sexing 6 menit dan 10 menit selama penyimpanan pada suhu 5°C. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara daya tahan hidup spermatozoa bagian anoda dengan katoda.Kata Kunci: spermatozoa, waktu sexing, metode elektrik, daya tahan hidup ABSTRACTThe study aims to determine the effect of long time sexing with electrical method on the survival of aceh cow’s spermatozoa stored at a temperature of 5°C. This study using one way completely randomized design. Semen was collected from 2 males, using artificial vagina. Good quality semen was divided into 3 groups; group was electrified with 1,5 volt during 3 minutes (P1); 6 minutes (P2); and 10 minutes (P3) and stored in temperature of 5°C. Each group observed the anode (P1a, P2a, P3a) and cathode (P1k, P2k, P3k). The data obtained was analyzed with the one way analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan test to analyzed the viability of spermatozoa between groups, while to analyzed the viability of spermatozoa between the anode and the cathode used the T test. The result show the viability after cooling in groups anode were 8,92 ± 0,74 hours; 7,00 ± 1,70 hours; 5,00 ± 1,00 hours and in groups cathode were 9,42 ± 1,16 hours; 8,33 ± 1,17 hours; 5,92 ± 1,11 hours. Long time sexing with electrical method affects significantly (P<0,05) sperm viability. Sexing time during 3 minutes showed the viability of aceh cow’s spermatozoa longer than sexing time during 6 minutes and 10 minutes stored at a temperature 5°C. There was no significant differences of the viability between the anode and the cathode.Key word: spermatozoa, sexing time, electrical method, viability