Badrudjaman, Aip
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER TOLERANSI (Studi Pre-Experiment Pada Siswa Kelas VII SMP Labschool Jakarta) Astiasari, Rina; Hanim, Wirda; Badrudjaman, Aip
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.724 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling terhadap peningkatan karakter toleransi siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2013. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group time pre test-post test design, yaitu tanpa menggunakan kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta, yang berjumlah 240 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana jumlah subjek penelitian yang terpilih adalah 11 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test yang dilakukan dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution 16.0 for Windows, diperoleh nilai Asymp.Sig = 0.003 < nilai signifikansi α = 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terjadi peningkatan karakter toleransi yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk diterapkan dan terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan karakter toleransi siswa. Semakin tinggi penguatan dan motivasi yang diberikan, maka dimungkinkan semakin baik siswa dengan karakter toleransi rendah dapat meningkat karakter toleransinya. Kerjasama dengan orangtua serta penanaman nilai karakter toleransi pada setiap mata pelajaran merupakan faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan karakter toleransi. Kata Kunci : bimbingan kelompok, teknik modeling, karakter toleransi
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN BODY IMAGE COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP SISWI SMK YANG MEMILIKI CITRA TUBUH NEGATIF Fazriah, Nurul; Fitri, Susi; Badrudjaman, Aip
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.583 KB)

Abstract

Penelitian Quasi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan pendekatan Body Image Cognitive Behavioral Therapy (BI-CBT) terhadap Siswi kelas XI di SMK Negeri 1 Babelan yang Memiliki Citra Tubuh Negatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Babelan sebanyak 6 orang pada kelompok tretment dan 6 orang pada kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunaakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan desain Quasi experimental design dan bentuk desain Non-equivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner MBSRQ dan dianalisis menggunakan  Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai sig.=  0.028  pada  kelompok  treatment  yang  berarti  nilai  probabilitas lebih kecil dari nilai signifikansi α =  0.05, dengan demikian dapat  disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.  Hasil  analisis dapat  diartikan  bahwa  Konseling kelompok pendekatan Body Image Cognitive Behavioral Therapy (BI-CBT)  berpengaruh  terhadap body image siswi kelas XI di SMK Negeri 1 Babelan. Siswi  yang  telah mengikuti Konseling kelompok dengan pendekatan Body Image Cognitive Behavioral Therapy (BI-CBT) dapat memahami dirinya dan mengendalikan pola pikir serta perasaannya terhadap caranya memandang dirinya dan tanggapan dari orang lain. Hal tersebut membuat siswi menjadi lebih mampu untuk menerima diri dan tampil lebih percaya diri.