Adhisty, Karolin
Seminar Nasional Keperawatan

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

DISTRIBUSI STATUS KESEHATAN PASIEN KANKER DI RSUP Dr. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG Adhisty, Karolin; Rizona, Firnaliza; Hudiyati, Maya
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien kanker yang juga merupakan pasien paliatif, berpotensi untuk mendapatkan status kesehatan yang menganggu kesehatan biopsikososial spiritualnya Dasar dari beberapa aspek tersebut mengindikasikan kebutuhan pasien kanker dalam semua aspek kebutuhannya, sehingga dengan melihat status pasien paliatif dapat diindikasikan sebuah pelayanan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan status kesehatan pasien dengan melihat karakteristik responden. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dalam menggambarkan distribusi variabel tertentu. 62 responden sebagai data primer di penelitian didapatkan dalam jangka waktu 1 bulan pada September 2018. Kuesioner yang diberikan antara lain antara lain: Kuesioner karakteristik responden, screening palliative performance scale, kuesioner EORTC QLQ-C30 dan kuesioner Rhodes INVR. Hasil dari penelitian ini menggambarkan mengenai status kesehatan pasien yang tergolong masih sangat baik walaupun pasien telah lama terdiagnosis dan berada pada stadium lanjut. Berdasarkan penelitian ini, tenaga kesehatan dapat menyesuaikan pemenuhan kebutuhan pasien berdasarkan keadaan biopsikososial spiritual bagi masing-masing pasien.Kata kunci: distribusi karakteristik, pasien kanker, status kesehatan
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS STADIUM III Maulida, Mutia Nadra; Idriansari, Antarini; Adhisty, Karolin
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular dan penyakit kronis yang paling mematikan didunia, salah satunya adalah kanker serviks. Kualitas hidup merupakan persepsi mengenai posisi individu didalam konteks budaya dan hubungannya dengan tujuan, harapan dan standar mereka. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui gambaran kualitas hidup penderita kanker serviks stadium III. Penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini adalah penderita kanker serviks stadium III yang berada di wilayah Palembang. Metodepengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan non probability sampling dan dilakukansecara purposive sampling berjumlah 60 responden. Selanjutnya data dianalisis dan didapatkan hasil usia >35 tahun (81.7%), responden berpendidikan Rendah (≤ SMA) (71.7%), menikah (100%) dan paritas tinggi(73.3%). Dari hasil analisis kualitas hidup, sebanyak 58.3% responden memiliki kualitas hidup yang buruk.Menurut Matzo & Sherman (2014) kualitas hidup mempunyai konsep yang luas dan dipengaruhi olehkesehatan fisik seseorang, keadaan psikologis, keperacayaan, hubungan sosial dan hubungannya dengan halhal yang penting di lingkungan mereka. Hal ini menyebabkan rendahnya kualitas penderita kanker servikskarena penderita kanker serviks tidak hanya mengalami gangguan kesehatan secara fisik tetapi jg semuaaspek kehidupannya.Kata Kunci : Kanker serviks, Kualitas Hidup
PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PETERNAK AYAM Lestari, Mona; Adhisty, Karolin; Septiawati, Dwi
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternak ayam memiliki risiko terkena penyakit zoonosis yang ditularkan oleh hewan ternak. Salah satu upaya pencegahannya yaitu dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, sepatu safety, dan baju pelindung saat kontak langsung dengan unggas. Namun, saat ini perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) masih terbilang cukup rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada peternak ayam dengan melihat pengaruh ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD). Desain penelitian adalah cross sectional, dengan sampel penelitian sebanyak 90 peternak ayam di peternakan kawasan X, Provinsi Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51,1% peternak ayam yang memiliki perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang baik. Hasil uji bivariate menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pemilik usaha/peternakan terhadap perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada peternak (P-value= 0,667), dengan 52,9% peternak ayam yang memiliki perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) namun Alat Pelindung Diri (APD) tidak disediakan oleh pemiliki usaha/peternakan.Sehingga dapat disimpulkan bahwa kesadaran peternak ayam terhadap pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sudah baik meskipun tempat mereka bekerja belum menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mereka. Untuk itu, perlu adanya bantuan dari pemerintah untuk menanggulangi hal tersebut, seperti memberikan sanksi tegas bagi peternakan yang tidak memberikan perlindungan pada pekerja, memberikan bantuan dalam menyediakan Alat Pelindung Diri (APD), dan semakin giat mensosialisasikan terkait penyakit zoonosis, baik media cetak maupun media massa.
PENELITIAN KUALITATIF: KEBUTUHAN DOKTER-PERAWAT VS PASIEN KANKER PALIATIF Adhisty, Karolin
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kejadian kanker di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun, akan tetapi perawatan paliatif di Rumah sakit masih berpusat pada pelayanan kuratif dan bukan pelayanan paliatif. Tujuan dalam peneliitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebutuhan pasien paliatif dan kebutuhan perawat untuk menunjang perawatan paliatif yang maksimal. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan analisis deskriptif eksploratori. Partisipan adalah dokter-perawat yang memenuhi kriteria inklusi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di IRNA I RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta di ruangan Bougenvil 1, 3 dan Cendana 1, 2 pada bulan Oktober-Desember 2015. Data didapatkan dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisa data menggunakan metode Colaizzi dibantu dengan software Open Code versi 3.6.2.0. Penelitian ini menunjukan bahwa kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh pasien paliatif adalah mengenai aspek fisik, psikis, spiritual, lingkungan dan support keluarga sedangkan pada kebutuhan tenaga kesehatan khususnya dokter-perawat untuk meningkatkan kualitas perawatan paliatif, maka diperlukan standar pelayanan paliatif, pengembangan program paliatif, pengembangan/pelatihan paliatif dan fasilitas pendukung. Kebutuhan pada perawat-dokter dan pasien paliatif memiliki hubungan yang berkesinambungan dan saling mempengaruhi. Dokter-perawat membutuhkan keahlian dan juga standar operasional yang terstruktur guna untuk memenuhi kebutuhan pasien paliatif baik fisik, psikis, spiritual, lingkungan dan juga memfasilitasi untuk dukungan keluarga
Efektifitas Edukasi Tentang Jajanan Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Siswa Overweight Rizona, Firnaliza; Adhisty, Karolin; Rahmawati, Fuji
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.15.1.1-13.2019

Abstract

AbstractOverweight on children can result an obesity. Obesity on children have become a global problem which should be handled immediately. One of the precipitation of overweight is food intake thatis unhealthy snacking. The method for increasing the knowledge and attitude of school aged children is health education. Peer could influencing the children habit in consuming snacking, so that group discussion can give impact on health education process. This research aim was to know the efektivity of education through Focus Group Discussion (FGD) to overweihght children’s knowledge and attitude about healthy snacking. This research was used approach of quasi experiment with one group pre-posttest design. The number of respondent was 50 overweight student divided become five group. Sample election used purposive sampling and FGD process conducted twice meeting. Data collected by using quessioner on pretest and posttest. The statistic result with Wilcoxon test showed that there were effectiveness of education with the differences of knowledge value and attitude value pre and post FGD  with p value =0,000. Education concerning healthy snacking with group discussion can improve the value of knowledge and attitude school aged children with overweight for comprehending about healthy snacking.Key word : attitude, education, healthy snacking, knowledge, overweight.AbstrakOverweight pada anak dapat mengakibatkan obesitas. Obesitas pada anak telah menjadi masalah global yang harus ditangani segera. Salah satu faktor pencetus kelebihan berat badan adalah asupan makanan yaitu jajanan tidak sehat. Metode untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada anak sekolah yaitu pendidikan kesehatan. Teman sebaya mampu mempengaruhi kebiasaan anak dalam mengkonsumsi jajanan, sehingga diskusi kelompok dapat memberikan dampak saat proses pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi melalui Focus Group Discussion (FGD) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak overweight tentang jajanan sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan one grup pre-posttest design. Jumlah responden sebanyak 50 siswa overweight yang dibagi menjadi lima kelompok. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan pelaksanaan FGD dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pada pretest dan posttest. Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat efektivitas edukasi dengan adanya perbedaan nilai pengetahuan dan sikap sebelum dengan sesudah dilakukan FGD dengan nilai p=0,000. Edukasi mengenai jajanan sehat dengan diskusi berkelompok dapat meningkatkan nilai pengetahuan dan sikap anak sekolah overweight untuk memahami tentang jajanan sehat Kata Kunci: edukasi, jajanan sehat, overweight, pengetahuan, sikap.
PENGARUH INHALASI AROMATHERAPI CITRUS TERHADAP EFEK NAUSEA DAN VOMITUS PASCA KEMOTERAPI PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUP Dr. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG Adhisty, Karolin; Rizona, Firnaliza; Hudiyati, Maya
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pasien kanker merupakan pasien dengan tanda gejala juga pengobatan yang memiliki kompleksitas tersendiri. Gangguan biopsikososial menjadi indikasi tersendiri baik pasca pengobatan maupun sebelum pengobatan tersebut. Mual dan muntah pasca kemotherapi menjadi masalah tersendiri bagi pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu intervensi untuk mengatasi mual dan muntah dengan cara menggunakan teknik non farmakologi berupa pemberian aromatherapy citrus secara inhalasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment pre test-post test control group design. Pengambilan data menggunakan beberapa kuesioner yang digunakan untuk mengukur status kesehatan pasien kanker. Kuesioner yang digunakan antara lain kuesioner karakteristik responden, screening palliative performance scale, kuesioner EORTC QLQ-C30 dan kuesioner Rhodes INVR. Jumlah sampel sebanyak 34 responden dengan cara purposive sampling melalui pemilihan berdasarkan kriteria inkusi dan ekslusi yang ada. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan mual muntah pada kelompok intervensi dngan nilai median 2.00 dan uji statistik sebesar 0.000 yang menandakan adanya pengaruh dari intervensi aromatherapi citrus terhadap penurunan mual dan muntah pasien. Simpulan: Berdasarkan penelitian ini, tenaga kesehatan dapat memberikan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien. Kata kunci: kanker serviks, mual dan muntah, aromatherapi citrus