This Author published in this journals
All Journal JURNAL PANGAN
I.I. Widaiska, I.I. Widaiska
Perum BULOG

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Teknologi Mikrowave untuk Disinfestasi Beras M.I. Sulaiman, M.I. Sulaiman; Irfan, Irfan; I.I. Widaiska, I.I. Widaiska; Alfizarb, Alfizar
JURNAL PANGAN Vol 20, No 4 (2011): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1626.416 KB) | DOI: 10.33964/jp.v20i4.185

Abstract

Penelitian dilakukan untuk melakukan disinfestasi kutu beras Sitophilus oryzae dengan teknik irradiasi mikrowave sistem batch. Beras diinfestasi dengan 10 ekor S. oryzae dan diaduk secara merata dengan ketebalan tumpukan beras antara 1–4 cm dan diradiasikan dengan gelombang mikrowave dengan daya antara 120–800 Watt selama 30 hingga 1200 detik. Kondisi optimum tercapai pada aplikasi mikrowave dengan menggunakan daya listrik 240 Watt selama 60 detik pada beras dengan ketebalan 1 cm. Pada kondisi ini, suhu beras selama aplikasi akan naik mencapai 60,5oC serta kadar air turun sebesar 3 persen. Energi yang dibutuhkan adalah 26,7 kWh per ton dengan biaya tenaga listrik saja sebesar 24.430 Rupiah per ton. Teknologi mikrowave disimpulkan berpotensi untuk menggantikan fumigasi untuk disinfestasi beras karena disamping ekonomis juga tidak meninggalkan residu kimia serta ramah lingkungan.This study investigates the application of microwave irradiation for batch disinfestation of rice weevil Sitophilus oryzae. Rice was infested artificially with ten rice weevils for each treatment. The infested rice was placed in the microwave oven with a thickness varied from 1 to 4 cm. The rice was irradiated with microwave with a power varied from 120 to 800 Watt for 30 to 1200 seconds. An optimum condition for rice disinfestation was achieved when microwave was applied using a power of 240 Watt for 60 seconds to a bulk of rice with 1 cm thickness. In this condition, the temperature of rice during the application increased up to 60.5oC and the moisture decreased up to 3 percent. Total energy needed for this application was 26.7 kWh per ton. This is similar to an energy cost of about 24,430 Indonesian Rupiah per ton. Microwave technology is concluded to be potential to replace conventional fumigation technology for rice disinfestation because this technology is economically feasible, free from chemical residue in the rice and environmentally friendly.