Pangentasari, Dwinda
Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Composition and digestibility values of Indigofera zollingeriana leaf meal on hoven’s carp seed Leptobarbus hoevenii which fermented with sheep rumen liquor Pangentasari, Dwinda; Setiawati, Mia; Utomo, Nur Bambang Priyo; Sunarno, Mas Tri Djoko
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 18, No 2 (2018): June 2018
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.894 KB) | DOI: 10.32491/jii.v18i2.314

Abstract

The aim of this study was to evaluate the nutritional content of fermented tarum leaf meal and its nutrient digestibility on hoven’s carp juvenile. This study consisted of two steps namely fermentation and determination of nutrient digesti-bility of tarum leaf meal. Sheep’s rumen fluids used as fermentator of tarum leaf, fermentation was performed for 24 hours with several levels at 0, 200, 400 and 600 mL kg-1, then dried and analyzed for proximate. Digestibility trial was carried out for fermented and non-fermented tarum leaf meal. Digestibility trial was conducted by adding Cr2O3 as the indicator and faecal collection through siphoning. Hoven’s carp (2,31± 0,02 g) were cultured for 30 days using  60 cm x 50 cm x 40 cm aquarium with a density of 25 fishes aquarium-1. Fish were fed three times daily ad satiation. Feces were collected one hour after feeding, dried and analyzed. Fermentation test showed that the nutrient content of fer-mented tarum leaf meal using 600 mL kg-1 dose was better and significantly than other doses in crude fiber and nitrogen free extract were 9,32±0,53and 49,23±1,11. The decrease of crude fiber were 36%. Digestibility test showed that the raw material digestibility, protein digestibility, fat digestibility and energy digestibility in use tarum meal was better and significantly different than non-fermented tarum leaf meal. The results showed that fermented tarum leaf meal at 600 mL kg-1 increase quality of nutrients and digestibility of hoven’s carp seed.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan nutrisi dari fermentasi tepung daun tarum dan kecernaannya terhadap benih ikan jelawat. Penelitian terdiri atas dua tahap yaitu fermentasi dan uji kecernaan bahan dari tepung daun tarum. Fermentasi tepung daun tarum menggunakan cairan rumen domba sebagai fermentator. Fermentasi dilakukan selama 24 jam dengan dosis 0 (kontrol), 200, 400, dan 600 mL kg-1, kemudian dikeringkan dan dianalisis proksimat. Uji kecernaan menggunakan tepung daun tarum yang difermentasi dan tanpa fermentasi. Uji kecernaan bahan dilakukan dengan menambahkan Cr2O3 pada pakan sebagai indikator dengan metode penyifonan feses. Ikan jelawat (2,31± 0,02 g) dipelihara dalam wadah akuarium ukuran 60 cm x 50 cm x 40 cm dengan kepadatan 25 ekor akuarium-1 selama 30 hari. Ikan diberi pakan tiga kali sehari secara satiasi. Feses diambil satu jam setelah pemberian pakan, dikeringkan dan dianalisis kimia. Uji fermentasi menunjukkan bahwa kandungan nutrien tepung daun tarum yang difermentasi menggu-nakan dosis 600 mL kg-1 lebih baik dan berbeda nyata dibandingkan dosis lainnya pada kandungan serat kasar dan ba-han ekstrak tanpa nitrogen yaitu 9,32±0,53dan 49,23±1,11. Penurunan serat kasar terjadi sebanyak 36%. Uji kecernaan menunjukkan bahwa kecernaan bahan, kecernaan protein, kecernaan lemak, dan kecernaan energi pada penggunaan tepung daun tarum yang difermentasi lebih baik dan berbeda nyata dibandingkan dengan tepung daun tarum tanpa fer-mentasi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa fermentasi tepung daun tarum dengan dosis 600 mL kg-1 meningkatkan kualitas nutrisi bahan dan kecernaan terhadap benih ikan jelawat.